Malang Kota Seribu Kenangan

RAFTING PUJON MALANG – Malang adalah kota indah nan dingin yang ada di propinsi jawa timur. Pada masa ini kota di dataran tinggi ini menjadi salah satu kota pendidikan termasyur di indonesia. Namun ketika kita bicara tentang cerita sejrah kota malang, kita akan menemukan berbagai hal baru dan pemandangan dari sudut yang berbeda. Mulai dari sejarah alun kota malang, sejarah awal kota malang, sejarah asal mula kota malang, sejarah asal nama kota malang, berikut tempat-tempat historical yang masih bertahan hingga kini seperti sejarah stasiun kota baru malang, sejarah balai kota malang, sejarah gereja Ijen kota malang , dll. Artikel ini akan mengulik secara sejarah singkat kota malang jawa timur. Yang mungkin menambah wawasan kita tentang kota malang tempo dulu.

Asal usul nama ‘Malang’

Nama malang sendiri sampai saat ini masih menjadi perbincangan. Para ahli sejrah masih sibuk berdiskusi, meneliti, dan mengkaji asal-usulnya. Berbagai sumber terus digali guna mendapat jawaban yang paling tepat mengenai asal-usul adanya nama “Malang”.

Terdapat banyak hipotesa dari banyak penelitian oleh para ahli tersebut. Diantaranya ada yang berpendapat bahwa nama “Malang” berasal dari Malangkucecwara. Kalimat itu dapat dijumpai di dalam lambang Malang itu sendiri. Menurut para ahli, Malangkucecwara merupaka nama dari sebuah bangunan suci. Hipotesa ini dilontarkan karena nama bangunan suci tersebut telah ditemukan dalam prasasti milik Raja Balitung, yaitu prasasti Mantyasih yang ditulis tahun 907 dan tahun 908.

Hipotesis lain menyatakan bahwa nama “Malang” diambil dari sebuha gunung di barat kota Malang yang juga bernama Malang. Salah satu puncak gunung di pegunungan yang membentang di sebelah timur kota Malang. Hipotesa lain diungkapkan nama “Malang” berasal dari sebuah nama sebuah daerah di utara kota Malang, tepatnya di Tumpang terdapat sebuah desa yang sejak dahulu bernama Malangsuka yang diduga berasal dari kata Malankuca.

Hipotesa selanjutnya menjelaskan bahwa nama “Malang” berasal dari kata dalam Bahasa Jawa yang berarti “menghalang-halangi”. Dalah sejarah diceritakan bahwa Sunan Mataram memiliki keinginan untuk memperluas pengaruhnya ke daerah-daerah di Jawa Timur. Saat berada di daerah Malang, penduduk asli mengobarkan perang besar untuk menghalangi keinginan Sang Sunan. Sejak saat itu beliau menyebut daerah tersebut sebagai Malang

Lebih lengkapnya mari kita simak cerita beriku ini :

Asal Usul kota Malang

Disebutkan terdapat seorang raja sakti nan bijaksana bernama Dewasimha. Sang raja dianugerahi seorang putera bernama Liswa atau biasa dikenal sebagai Gajayana. Sang putera mahkota sangat disegani oleh rakyatnya. Dia juga merupakan seorang yang berbudi luhur dan gemar berbuat baik. sang putera sangat berbakti kepada seorang resi bernama Resi Agastya.

Sebagai tanda bakti kepada resi tersebut, Gajayana membangun sebuah candi yang permai. Candi tersebut diberi nama Kumhayoni. Ketika sang putera mahkota telah menjabat sebagai seorang raja, ia sering memberikan tanah-tanah, sapi-sapi, kerbau dan budak-budak kepada para pendeta. Sang raja memiliki seorang puteri bernama Uttejana yang kelak meneruskan Vamcakula ayahnya yang bijak tersebut. Begitulah is penggalan prasati Dinaya atau Kanjuruhan yang bernilai tahun 682 tahun caka atau 760 masehi. Tempat itu sekarang dikenal dengan nama Dinoyo.

Malangkucecwara berasal dari 3 kata, yakni mala yang berati segala sesuatu yang kotor, kecurangan, kepalsuan, kebatilah. Angkuca yang berarti menghancurkan atau membinasakan. Dan icwara yang berarti tuhan. Sehingga nama malangkucecwara berarti “tuhan menghancurkan yang bathil”.

Lanjut Malang part 2 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *